Home > Ekonomi > 4 Aliran Pemikiran Mengenai Pembangunan Ekonomi

4 Aliran Pemikiran Mengenai Pembangunan Ekonomi

Terdapat 4 aliran pemikiran mengenai pembangunan ekonomi, yaitu:

1. Model petumbuhan tahapan linear: sering disebut sebagai capital fundamentalism

* ajaran Rostow :
seri tahapan yang harus dilalui oleh negara untuk menuju kemajuan ekonomi (tahapan masyarakat tradisional, penyusunan kerangka dasar tahapan tinggal landas, tahapan tinggal landas, tahapan menuju kematangan ekonomi, dan tahapan konsumsi massal yang tinggi). Negara maju adalah negara yang telah melalui tahapn tinggal landas menuju pertumbuhan ekonomi berkesinambungan.

* model Harrod – Domar:
peningkatan investasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi

2. Model perubahan struktural: transformasi perekonomian subsisten tradisional ke perekonomian modern

* Teori pembangunan Lewis: transformasi struktural perekonomian subsisten
perekonomian terbelakang terdiri dari 2 sektor:

1. sektor tradisional: sektor pedesaan subsisten dengan kelebihan penduduk dengan produktivitas marginal tenaga kerja= 0.

2. sektor industri perkotaan modern: dengan produktivitas tinggi dan menjadi penampungan transfer tenaga kerja dari sektor subsisten.

3. Revolusi ketergantungan internasional:
terdapat 3 aliran pemikiran utama mengenai revolusi ketergantungan internasional, yaitu:

1. NEOCOLONIAL DEPENDENCE MODEL : Suatu perkembangan pemikiran kaum Marxis.
Keterbelakangan dipandang sebagai akibat yang diciptakan secara sengaja oleh kondisi-kondisi eksternal (negara-negara industri kapitalis dari belahan bumi Utara yang menyebar melalui comprador

2. MODEL PARADIGMA PALSU:
Keterbelakangan negara-negara Dunia Ketiga berhubungan dengan kesalahan dan ketidaktepatan saran dari para pengamat internasional yang informasinya tidak jelas atau bias dan hanya didasarkan pada budaya tertentu di bawah naungan lembaga bantuan negara maju dan donor multinasional

3. TEORI PEMBANGUNAN DUALISTIK: Dunia terbagi ke dalam dua kelompok besar, negara kaya dan miskin.

Konsep Dualisme terdiri dari 4 elemen kunci:

1. Kondisi superior dan inferior hadir secara bersamaan (berkoeksistensi)
2. Koeksistensi ini berlangsung baku, permanen atau kronis
3. Kadar superioritas dan inferioritasdari masing-masing elemn semakin meningkat, contoh kesenjangn produktivitas negara maju dan negara berkembang semakin melebar
4. Keberadaan elemen superior tidak membawa manfaat untuk meningkatkan kedudukan elemen inferior

Ketiga teori tersebut menekan kan pada perbaikan atau reformasi ekonomi, politik, dan kelembagaan secara mendasar baik di negara berkembang maupun sistem internasional secara keseluruhan.

4. KONTRA REVOLUSI PASAR BEBAS NEOKLASIK
Keterbelakangan negara berkembang bersumber dari buruknya keseluruhan alokasi sumberdaya karena kebijakan pengaturan harga yang tidak tepat dan campur tangan pemerintah yang berlebihan.

Categories: Ekonomi
  1. Reni
    November 28, 2010 at 3:13 pm

    Sangat membantu dlm pnulisan skripsiku..makasih yah

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: