Home > Fisika > Hukum-Hukum dalam Fisika

Hukum-Hukum dalam Fisika

Hukum Archimedes :
Menyatakan bahwa suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.
Gaya ke atas = Berat zat cair yang dipindahkan
Penggunaan Hukum Archimedes antara lain : – Kapal Laut
– Galangan kapal
– Jembatan Piton
Hukum Boyle : Menyatakan bahwa hasil kali tekanan dan volume gas dalam ruangan tertutup bernilai tetap asalkan suhunya tetap.
P.V = C atau
P1.V1 = P2.V2
C adalah tetapan

Hukum Faraday : menyatakan bahwa g.g.l induksi berbanding lurus atau sebanding dengan kecepatan konduktor memotong garis- garis gaya magnet
Hukum Kepler I : menyatakan bahwa orbit setiap planet berbentuk elips dan salah satu yang terbentuk ke dalam titik fokus elips adalah Matahari
Hukum Kepler II : menyatakan bahwa garis yang menghubungkan planet dan matahari selama revolusi planet itu melewati bidang yang sama luasnya dalam jangka waktu yang sama
Hukum Kepler III : menyatak bahwa kuadrat kala revolusi planet-planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet itu dengan matahari
Rumus : P²1 : P²2 = a³1 : a³2
P1 = kala revolusi planet pertama
P2 = kala revolusi planet kedua
a1 = jarak rata-rata antara matahari dengan planet pertama
a2 = jarak rata-rata antara matahari dengan planet kedua
Hukum Kirchhoff : a. tiap-tiap gas atau uap menyerap warna cahaya tertentu yang dipancarkannya sendiri dalam keadaan berpijar
b. menyatakan bahwa dalam rangkaian bercabang kuat arus yang masuk pada suatu titik cabang sama dengan kuat arus yang keluar dari titik cabang itu.
Jumlah arus masuk = jumlah arus keluar
I masuk = I keluar
Hukum Ohm : – pertama kali ditemukan oleh Georg Simon Ohm tahun 1826
– adalah perbandingan antara beda potensial dengan kuat arus adalah tetap
Rumus : R = V/I atau V = I.R
Hukum Pascal : adalah tekanan dalam zat cair diteruskan kesegala arah dengan sama kuatnya tanpa mengalami pengurangan
Contoh : – dongkrak hidrolik
– dongkrak mobil
Hukum Pemantulan : bunyi datang , garis normal dan bunyi pantul terletak pada satu bidang datar
Sudut datang = sudut pantul
Hukum Pemantulan Cahaya : adalah sinar datang, garis normal dan sinar pantul terletak pada sebuah bidang datar
Sudut datang = sudut pantul
Hukum Shellius : adalah sinar datang, garis normal dan sinar bias terletak dalam sebuah bidang datar. Perbandingan proyeksi sinar datang dan proyeksi sinar bias, yang sama panjangnya pada bidang batas antara dua medium merupakan bilangan tetap (indeks bias).
Asas Dopler : apabila pendengar dan sumber bunyi saling mendekati maka akan terdengar bunyi lebih tinggi dari pada jarak antara pendengar dan sumber bunyi tetap.
Categories: Fisika
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: